• Jantung & Pembuluh Darah

    Penyakit jantung dan pembuluh darah (PJP) merupakan penyebab kematian nomor 1 secara global: lebih banyak orang yang meninggal tiap tahunnya akibat penyakit ini daripada penyakit lainnya. Sekitar 17,5 juta orang meninggal karena PJP pada tahun 2012, yaitu 31% dari jumlah semua orang yang meninggal. Dari angka tersebut, 7,4 juta orang meninggal karena penyakit jantung koroner dan 6,7 juta karena stroke. Lebih dari tiga perempat kematian akibat PJP tersebut terjadi di negara-negara dengan tingkat pendapatan menengah ke bawah.

    Sebagian besar penyakit jantung dan pembuluh darah dapat dicegah dengan memperhatikan faktor risikonya, misalnya merokok, makanan yang tidak sehat dan obesitas (kegemukan), kurang olahraga dan konsumsi alkohol. Orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah atau berisiko tinggi menderita PJP (karena adanya faktor risiko lain seperti hipertensi (darah tinggi), diabetes, hiperlipidemia atau penyakit lain) harus dapat dideteksi dan ditangani secara dini dengan konseling dan obat-obatan, sesuai kebutuhan.

    Serangan jantung dan stroke biasanya merupakan peristiwa mendadak yang disebabkan oleh adanya sumbatan yang menghambat aliran darah ke otak atau jantung. Penyebab paling sering dari sumbatan tersebut adalah timbunan lemak pada permukaan dalam dinding pembuluh darah. Stroke juga bisa terjadi karena perdarahan akibat pecah atau robeknya pembuluh darah yang ada di otak.

    Serangan jantung dan stroke biasanya merupakan peristiwa mendadak yang disebabkan oleh adanya sumbatan yang menghambat aliran darah ke otak atau jantung. Penyebab paling sering dari sumbatan tersebut adalah timbunan lemak pada permukaan dalam dinding pembuluh darah. Stroke juga bisa terjadi karena perdarahan akibat pecah atau robeknya pembuluh darah yang ada di otak.

    Apa itu penyakit jantung dan pembuluh darah?
    Penyakit jantung dan pembuluh darah (PJP) merupakan sekelompok kelainan pada jantung dan pembuluh darah yang bisa meliputi:

    • Penyakit jantung koroner – Yaitu penyakit pada pembuluh darah yang mengalirkan darah yang membawa oksigen dan nutrisi untuk otot jantung.
    • Penyakit serebrovaskuler – Yaitu penyakit pada pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak (serebrum).
    • Penyakit arteri perifer – Yaitu penyakit pada pembuluh darah yang mengalirkan darah ke anggota gerak atas dan bawah (tangan dan kaki).
    • Penyakit jantung rematik – Yaitu kerusakan pada otot dan katup jantung akibat demam rematik, yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus.
    • Penyakit jantung kongenital – Yaitu kelainan pembentukan struktur jantung yang terjadi sejak lahir.
    • Trombosis vena dalam dan emboli paru – Yaitu adanya bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah vena di kaki, yang dapat terlepas lalu menyumbat pembuluh darah jantung dan paru.

    Apa sajakah faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah?
    Faktor risiko yang paling penting adalah makanan yang tidak sehat, kurang olahraga, merokok, dan konsumsi alkohol. Dampak dari perilaku yang termasuk faktor risiko tersebut dapat berupa peningkatan tekanan darah, peningkatan kadar gula dalam darah, peningkatan kadar lemak dalam darah, serta kelebihan berat badan dan obesitas. ‘Faktor risiko perantara’ ini dapat dideteksi di fasilitas kesehatan primer dan menunjukkan adanya risiko yang lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung, stroke, gagal jantung dan komplikasi lain.

    Berhenti merokok, mengurangi garam dalam makanan, konsumsi buah dan sayur, olahraga teratur dan menghindari alkohol terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Selain itu, obat-obatan untuk mengatasi diabetes, hipertensi, dan hiperlipidemia (kadar lemak dalam darah tinggi) mungkin juga diperlukan untuk menurunkan risiko PJP dan mencegah serangan jantung dan stroke.

    Apa sajakah gejala penyakit jantung dan pembuluh darah?
    Seringkali, gejala awal penyakit jantung dan pembuluh darah tidak tampak. Adanya serangan jantung atau stroke merupakan peringatan pertama akan adanya penyakit ini. Gejala serangan jantung antara lain:

    • Nyeri atau sensasi tidak nyaman di bagian tengah dada.
    • Nyeri atau sensasi tidak nyaman di lengan, bahu kiri, siku, rahang bawah, atau punggung.
    • Selain itu, orang yang mengalami serangan jantung juga dapat merasa sesak napas; mual atau muntah; pusing seperti akan pingsan; keringan dingin; dan pucat.

    Gejala stroke yang paling sering adalah kelemahan otot yang mendadak pada wajah, lengan, atau kaki, biasanya hanya pada salah satu sisi tubuh (kanan atau kiri saja). Gejala lain dapat meliputi:

    • Rasa kebas pada wajah, lengan, atau kaki, biasanya hanya pada salah satu sisi tubuh, yang terjadi secara tiba-tiba.
    • Tidak fokus, sulit berbicara atau memahami pembicaraan orang lain, yang terjadi secara tiba-tiba.
    • Mendadak tidak bisa melihat dengan salah satu atau kedua mata.
    • Mendadak sulit berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi gerak tubuh.
    • Nyeri kepala berat yang mendadak.
    • Pingsan atau koma.

    Orang yang mengalami gejala serangan jantung ataupun stroke seperti di atas harus segera mendapat penanganan medis di unit gawat darurat terdekat.

    Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah?

    Penyakit jantung merupakan penyakit mematikan. Oleh karenanya, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis jantung jika mengalami beberapa gejala berikut:

    • Nyeri dada yang menjalar hingga ke punggung, dagu, tenggorokan, atau lengan.
    • Sesak napas.
    • Detak jantung tidak beraturan.
    • Mual.
    • Pusing dan lemas.
    • Berkeringat.
    • Cepat lelah atau muncul keluhan sesak atau nyeri dada setelah melakukan aktivitas fisik, misalnya setelah naik tangga atau berolahraga.

    Jika merasakan gejala-gejala di atas, segeralah mengunjungi dokter spesialis jantung. Jika tidak segera ditangani, serangan jantung berisiko tinggi menimbulkan kematian. Anda juga disarankan memeriksakan diri jika memiliki faktor risiko, seperti obesitas dan diabetes. Penanganan segera dapat mengurangi kerusakan yang lebih parah terhadap jantung.

    Yang Harus disiapkan Sebelum Bertemu Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

    Banyak orang tidak menyadari terkena serangan jantung, karena serangan jantung acapkali dianggap keluhan biasa, seperti sakit maag atau masuk angin. Banyak juga yang menyepelekan rasa nyeri di dada, padahal nyeri tersebut sudah berlangsung selama 30 menit dan terasa sangat menyakitkan.

    Mendapat diagnosis penyakit jantung bisa jadi mengejutkan bagi sebagian orang. Namun, bukan berarti Anda harus menjadi takut untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung. Kesiapan mental dan dukungan keluarga sangat penting dalam keberhasilan pengobatan. Selain dua hal tersebut, Anda juga sebaiknya mempertimbangkan biaya yang diperlukan untuk pemeriksaan, tes kesehatan, dan tindakan medis dokter spesialis jantung. Biaya yang dikeluarkan mungkin tidak murah, sehingga dibutuhkan kesiapan finansial.

    Untuk itu, Anda disarankan untuk mencatat keluhan terkait penyakit jantung, seperti kapan keluhan muncul, area mana yang terasa sakit, berapa lama nyeri bertahan, dan sejak kapan keluhan tersebut muncul. Dokter spesialis jantung juga akan meminta Anda untuk menceritakan gaya hidup Anda, seperti pola makan dan rutinitas olahraga, juga kebiasaan merokok. Informasi yang jelas dan lengkap dapat memudahkan dokter spesialis jantung untuk menentukan diagnosis yang tepat.

    More Articles

    • CT-Scan

      Kami menggunakan teknologi CT-Scan sebagai alat pemindai tubuh untuk membantu dokter dalam menganalisa dan memberikan rekomendasi perawatan kepada pasien kami.

    • Medical Check-Up

      Pemeriksaan kesehatan yang rutin perlu untuk mengetahui kondisi tubuh saat ini sehingga mempermudah bagi kita untuk menjaga atau melakukan perawatan yang lebih baik lagi.

    • Jantung & Pembuluh Darah

      Klinik Jantung kami dijalankan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, serta dilengkapi dengan peralatan seperti EKG, Echo hingga Treadmill untuk hasil kajian yang lebih presisi.

    • Lifestyle Center

      HIDUP SEHAT adalah kerinduan kita manusia untuk memiliki umur panjang dengan vitalitas tinggi. HIDUP SEHAT adalah 10 Hukum Kesehatan yang merupakan petunjuk yang diinspirasikan Pencipta.

Features

  • Sakit gigi tidak sekadar lebih baik dari sakit hati. Kami memiliki dokter gigi spesialis bedah yang dapat menolong anda yang memiliki masalah yang kompleks dengan mulut dan rahang.

  • Instalasi Hemodialisis kami saat ini melayani hingga 24 jam sehari untuk memberikan pelayanan terapi cuci darah. Dioperasikan oleh tenaga medis yang handal dengan peralatan yang muktahir.

Menghubungi RSABL

Semua pelayanan, baik di pendaftaran sampai ke rawat inap memuaskan. Susternya ramah-ramah dan dokternya baik. Ditingkatkan lagi aja pelayanannya, jangan berubah. Best of the best RS. Advent.

— Suparti